Senin, 08 April 2013

Fisologi sistem penafasan

•          sel-sel hidup memerlukan dan memperroleh oksigen serta melepaskan karbon dioksida pada cairan sekitarnya
•                          (fungsi supply  oksigen)
•          pernapasan eksternal: pertukaran gas-gas pernapasan antara tubuh dan lingkungan sekitarnya
•          pernapasan internal:pertukaran gas-gas antara sel-sel jarigan dan lingkungan cairan sekitarnya
•          saluran pernapasan
fungsi pernapasan hidung :
1.        udara dihangatkan oleh permukaan konka dan septum (luas area sekitar 160 cm2.
2.        udara dilembabkan .
3.        udara disaring oleh:- bulu2 pada pintu masuk
                                                                                                                                                                                                                                                         -      turbnates:  konka,septum,
                                                                                                                                                                                                                dinding faring mukus pelapis disapu oleh silia ke faring  ditelan ukuran partikel > 6 mikro meter                                                                                                 
•          fungsi pernapasan trakea,bronkus,bronkiolus
•          disemua bagian trakea,bronkus,bronkiolus terutama terbentuk oleh otot polos dan cincin2 kartilago
•          mukus disekresikan sebagian oleh sel goblet dalam epitel saluran napas dan sebagian oleh kelenjar submukosa yang kecil
•          fungsi mukus:- mempertahankan kelembaban udara
                        - menangkap partikel2 kecil dari  
                                    udara inspirasi
    epitel bersilia pada permukaan masing2 saluran napas berjumlah sekitar 200 silia yang terus menerus menyapu dengan kecepatan 10-20 x /detik
     arah menyapu ke faring (ke atas),kecepatan aliran mukus sekitar 1 cm /menit
•          ventilasi paru
•          adalah proses keluar masuknya udara kedalam paru
•          pada saat inspirasi udara masuk melalui saluran napas,dan udara keluar paru pada saat ekspirasi
•          pada dewasa normal setiap menitnya terjadi 12-18kali nspirasi dan ekspirasi
•          setiap kali inspirasi akan masuk udara 400-500 ml
•          selama satu menit besarnya ventilasi 5000-8000 ml
 prinsipnya seluruh bagian pernapasan tetap terbuka
 agar udara dapat keluar masuk alveoli 
•          mekanika ventilasi
•          hal-hal yang menimbulkan pengembangan dan pengempisan paru:
     otot-otot:- diafragma:bergerak turun naik untuk      memperbesar atau memperkecl rongga dada (inspirasi ------àkontraksi diafragma menarik permukaan bawah paru ke bawah; ekspirasi-àdiafragma relaksasi)
     - * m.interkostalis eksterna dan dibantu oleh m.sternocleidomastoideus,m.serratus anterior,m.skalenus -----àmengangkat rangka iga sehingga diameter antero posterior membesar saat inspirasi.
     * m.rektus abdominis dan m.interkostalis internus menarik iga ke bawah selama ekspirasi.
2. pergerakan udara ke dalam dan ke luar paru-paru dan tekanan yang menyebabkan hal tersebut
           
Ø  tekanan pleura: normal saat dimulai inspirasi minus 5cmh2o, selama inspirasi turun sekitar – 7,5 cmh2o karena rongga dada mengembang mendorong permukaan paru dengan kekuatan lebih besar--àpeningkatan volume paru 0,5 l , pada saat ekspirasi sebaliknya
Ø  tekanan alveolus: untuk menyebabkan aliran udara ke dalam selama inspirasi,tekanan alveoli harus turun sampai nilainya sedikit dibawah tekanan atmosfir atau sekitar – 1 cm h2o (saat tidak ada udara keluar masuk paru tekanan pada semua bagian jalan napas = tekanan atmosfir =0 cmh2o)
     ----àselama inspirasi normal mengalirkan udara sekitar 0,5 l ke paru dalam waktu 2 detik.
     selama ekspirasi tekanan alveolus meningkat sekitar +1 cmh2o -------àmendorong 0,5 l udara inspirasi ke luar paru selama 2 – 3 detik
Ø  tekanan transpulmonal: perbedaan antara tekanan alveoli dan tekanan pleura ---ànilai daya elastisitas paru (compliance paru)    

    compliance paru adalah nilai dimana pengembangan paru untuk setiap unit dapat meningkatkan tekanan transpulmoner: 200 ml/cm h2o, artinya setiap peningkatan tekanan traspulmoner 1 cmh2o terjadi pengembangan paru 200 ml
    complain paru dan toraks bersama-sama :   110 ml/cm h2o
Ø  tegangan permukaan alveolar
     cairan yang melapisi alveolar mengadung :
     surfaktan: suatu lipid yang merendahkan tegangan permukaan pada saat alveolus kecil 
•          difusi gas-gas pernapasan
   udara luar (atmosfir) hampir seluruhnya n2(78,62%) & o2(20,84%),sedikit co2((0,04%) & h2o(0,50%) --àinspirasi---àsaluran napas atas (n2 74,09%;o2 19,67%;co2 o,o4%;h2o 6,20%--à alveolus (n2 74,9%;o2 13,6%;co2 5,3%;h2o 6,2%) -----àberdifusi ke dalam darah paru-paru)- ------àditransport ke jaringan----àkapiler jaringan-----àberdifusi keluar dari kapiler ke ruang intertitial---àselàproses metabolisme di dalam sel/jaringan---àditransport kembali ke paru----àekspirasi (n2 74,5%;o2 15,7%;co2 3,6%;h2o 6,2%)
•          difusi pada membran pernapasan
   terdapat lebih kurang 300 juta alveoli di kedua paru,
    1 alveolus berdiameter 0,2mm dan dalam dinding alveolus yang sangat tipis terdapat anyaman2 kapiler--------àmembentuk membran pernapasan :
     1. lapisan cairan yang melapisi alveolus(surfaktan)
     2. epitel alveolus
     3. membran basalis epitel
     4. ruang intertitial tipis antara epitel dan membran
          kapiler
      5. membran basalis kapiler--àpada beberapa tempat
          bersatu dengan membran basalis epitel
      6. membran endotel kapiler  
        tebal membran pernapasan  o,2 – 0,6 mikrometer
     luas permukaan keseluruhan  70 m2 (dewasa normal)
     jumlah darah dalam kapiler sesaat  60-140 cc
     faktor2 yang mempengaruhi kecepatan difusi:
     1.ketebalan membran yang dapat meningkat ok:
        - edema dalam ruang interstitial dan dalam alveoli
        - fibrosis paru
      2.luas permukaan membran yang dapat menurun ok:
        - pengangkatan bagian paru
        - emisema,beberapa alveoli bersatu karna
          hancur sebagian dinding alveolus
      3.koefisien difusi (o2 1,0 ; co2 20,3 ; co 0,81 ; n2 0,53 )
         ----àtingkat kelarutan dalam membran
      4.perbedaan tekanan antara kedua sisi membran
         pernapasan (perbedaan antara tekanan gas dalam
         alveoli dan dalam darah )
•          transpor o2 dan co2 dalam darah
    transpor o2:
     tergantung pada:
      - jumlah o2 yang masuk dalam paru
      - adanya pertukaran gas dalam paru yang
         adekuat
       - aliran darah menuju jaringan (derajat
         kontriksi vaskuler dalam jaringan dan
         curah jantung )
       - kapasitas darah mengangkut o2 (jumlah
         o2 yang larut,jumlah hb dalam darah,
          afinitas hb terhadap o2
    darah orang normal mengandung 15 gr hb
    setiap 100 ml darah ( 15 gr% )
     o2 yang di transpor :- 97% dalam ikatan
                                                   kimia dengan hb
                                                   ( hbo2 )
                                                 - 3% terlarut dalam
                                                   air dari plasma dan
                                                   sel
    jumlah total o2 yang terikat dengan hb pada darah arteri normal (po2 95mmhg) 19,4ml/100ml darah
    sewaktu melewati kapiler jaringan (po2 40mmhg) jum
    lah o2 yang terikat hb menjadi 14,4ml/100ml darah----------à 5 ml o2 ditranspor ke jaringan setiap 100 ml darah
   transpor co2:
    rata2 4ml co2 ditranspor dari jaringan ke
    paru-paru dlm setia desliter darah
    bentuk kimia co2 saat ditranspor:
    1.co2 terlarut dalam darah (7%)
         pco2 darah vena 45mmhg,darah arteri
         40mhg
    2.dalam bentuk ion bikarbonat (70%)
    3.dalam gabungan dgn hb dan protein
       lasma membentuk senyawa karbamino
       hemoglobin(co2hgb)----23%

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  (Majelis ke 2) FAQIR (Fathur-Rabbany) بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ   اللهُم َّصلِّ علٰى سَيِّدنا مُحَمّدٍ عبدِكَ وَنبيِّكَ ورس...